Video sinematik 16:9 berdurasi 5 detik. Gunakan gambar input sebagai frame pertama. Pertahankan teras atap yang dibasahi hujan, pagar kaca, sosok sendirian dengan kemeja putih di kanan bawah, kota pelabuhan pesisir, laut biru keperakan, lapisan awan rendah, cahaya pagi, serta paus biru-abu-abu yang realistis seperti aslinya.
Kamera melakukan panning ke kanan secara sangat lambat dan halus. Paus tersebut terus meluncur dengan tenang dari kiri ke kanan di belakang garis langit, kepalanya menghadap ke arah cahaya pagi yang lembut. Tubuhnya sebagian masih diselimuti uap awan tipis; sirip dada dengan alami melintas di belakang bangunan-bangunan yang jauh, semakin menegaskan skala besarnya. Paus itu bergerak dengan irama perlahan dan berat layaknya hewan sungguhan di dalam air, bukan seperti objek yang terbang.
Pengamat pada awalnya tetap diam, lalu melakukan satu gerakan kepala naik yang halus saat paus melintas. Pantulan basah di atap tampak berkilauan lembut; awan-awan bergerak perlahan; pelabuhan dan bangunan tetap stabil serta terlihat realistis.
Gradasi warna sinematik premium yang fotorealistis, tenang, dan memukau. Tanpa kilau fantasi, tanpa tambahan orang, burung, atau objek baru; tanpa bangunan yang terdistorsi, tanpa efek morphing pada paus, tanpa gerakan kamera cepat, serta tanpa teks, logo, atau watermark. Hanya suasana alami: angin lembut, atmosfer pelabuhan yang jauh, gerakan samar air hujan, dan gemuruh mendalam mirip suara paus yang terdengar dari jauh. Tanpa dialog maupun musik.